Title
Sejarah Bank

Bank yang semula berdiri pada tanggal 12 Mei 1961 dengan berkantor di bawah naungan gedung kantor Dinas Pasar Beringharjo Yogyakarta, berpindah ke Jl. Brigjend Katamso Yogyakarta, kemudian pindah lagi ke Pasar Serangan Yogyakarta dan akhirnya pada tahun 1988 berhasil menempati bangunan gedung milik sendiri diatas tanah Hak Pakai dari Pemerintah Kota Yogyakarta seluas 500 M2. Dan dalam saat ini telah diperluas lagi dengan membeli tanah dan bangunan di Jl. Patangpuluhan No. 1 Yogyakarta dengan luas tanah 1070 M2 dan lokasi menyatu dengan gedung kantor Pusatnya sehingga area luas tanah menjadi 1.570 M2.


BPR yang semula memakai nama Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Pasar Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta ini juga telah mengalami beberapa kali perubahan Anggaran Dasarnya. Karena BPR dengan status BUMD milik Pemerintah Kotamadya Yogyakarta telah beberapa kali mengalami perubahan Perda yang mengatur BUMD ini.


Dari beberapa Perda diantaranya Perda No. 3 tahun 1980 dengan nama Bank Perusahaan Daerah Bank Pasar Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta, dengan modal dasar 100.000.000.- waktu itu baru disetor Rp. 34.369.050,51, sehingga dalam perjalanannya dirasa pengembangannya lamban.


Baru pada tahun 2003 BUMD ini setelah Walikota Yogyakarta dijabat Bp. H. Herry Zudianto, mendapat perhatian khusus bahwa BPR ini harus bisa dikembangkan.


Dengan pertimbangan agar BPR lebih berkembang, maka dilakukan perubahan Perda dan dibuatlah Perda No. 5 tahun 2003 yang isinya antara lain merubah nama dari PD BPR Bank Pasar menjadi PD BPR Bank Jogja dan modal ditentukan sebesar Rp. 15.000.000.000.- . dan terakhir dirubali lagi dengan Perda No. 4 tahun 2008 dengan merubah ketentuan modal dasar menjadi sebesar Rp. 45.000.000.000,- dan saat ini telah disetor oleh Pemerintah Kota Yogyakarta sebesar Rp. 25.000.000.000.- .


Sejak Juni 2003 manajemen dipercayakan kepada Mochammad Sutowo, sebagai Direktur Utama, dan pertengahan tahun 2005 bergabung Kosim Junaedi, SE sebagai Direktur.



Total Asset pada bulan 31 Mei 2003 sebesar Rp. 12,9 milyar dan pada tanggal 31 Desember 2010 telah berkembang menjadi Rp. 211.110.434.236.- dengan Laba bersih sebesar Rp. 5.744.925.006.­bahkan pada tanggal 30-04-2011 Total Asset telah menjadi Rp. 224.742.599.266,82 dengan laba bersih setelah pajak Rp. 2.142.189.763,79.- Suatu hal yang sangat menggembirakan sudah dua tahun terakhir bahwa laba bersih usaha Bank Jogja menembus diatas angka lima milyar, karena dari seluruh BPR di DIY pada tahun 2009 yang memperoleh laba diatas angka lima milyar hanya dua BPR salah satunya Bank Jogja, meskipun dari segi total asset bukan yang terbesar namun kinerja Bank Jogja dinilai paling bagus oleh Majalah Infobank.


Dalam 5 tahun terakhir terdapat perkembangan yang cukup mengembirakan dari sisi Total Asset Laba Usaha, manajemen, SDM, System, maupun Brand Name PD BPR Bank Jogja itu sendiri yang saat ini telah melekat ke masyarakat Yogyakarta secara umum terkesan BPR tidak hanya melayani pedagang pasar, namun telah melayani berbagai lapisan masyarakat terutama masyarakat UMKM dan dunia pendidikan dalam pelayanan tabungan Pelajar dan pengelolaan keuangan sekolah.



Dari perkembangan lima tahun terakhir data keuangan secara high light sbb: ( 000 Rp.)


Uraian


2005

2007

2008

2009

2010

30-04-2011

Total Asset

49.638.162

86.313.011

119.258.986

152.765.839

211.110.434

224.742.599

Laba Usaha

2.952.731

3.518.655

3.668.373

5.132.508

5.744.925

2.142.190

KREDIT

43.282.677

76.943.599

99.637.074

134.637.074

189.255.721

204.727.083

SIMPANAN

32.628.959

60.782.276

73.338.078

92.309.370

125.268.542

141.922.067

MODAL

10.606.233

15.000.000

19.500.000

25.000.000

25.000.000

25.000.000


Dari Kredit yang disalurkan per : 31-12-2010 dengan perincian sebagai berikut : (000 Rp)



Jenis Kredit

Plafond

Outstanding

Kredit untuk modal kerja bagi UMKM pedagang Pasar

7.905.200

5.331.491

Kredit untuk modal kerja bagi UMKM pedagang umum

4.639.300

3.713.119

Kredit untuk modal kerja bagi UMKM pegawai

21.896.000

16.460.984

Kredit untuk investasi bagi UMKM pegawai

52.641.300

40.797.194

Kredit untuk Konsumsi pegawai

157.149.750

122.952.933

Jumlah

244.231.550

189.255.721


Dari produk unggulan Bank Jogja yakni Kredit kepada masyarakat UMKM dan para PNS, anggota TNl Polri dengan proses cepat namun tanpa meninggalkan unsur prudential banking, dari produk simpanan Tabungan JOS ( Jogjaku Sejahtera ) dan Deposito JOS yang tercover asuransi Jiwa, sehingga bagi nasabah yang meninggal dunia ahli waris mendapat santunan sebesar Saldo simpanannya dengan maksimum Rp. 100 juta, seperti yang pernah dibayarkan kepada ahli waris Alm. Mulaila Kesuma Tarigan, seorang PNS Pegawai UPT Taman Pintar


Produk lain yang menarik yakni Tabungan STAR ( Siswa Pintar ) yakni sebagai pelaksanaan himbauan Bapak Walikota dengan Perwal No. 60 tahun 2009 bahwa orang Tua/Wali murid/siswa yang semula harus membayar SPP setiap bulan, setelah gratis dana agar disimpan pada Bank Jogja dan simpanan diberikan proteksi Asuransi Jiwa sehingga jika orang tua/wali meninggal setoran tabungan sampai jumlah yang disepakati sampai kelulusan siswa akan diteruskan setorannya oleh pihak asuransi, sampai jangka waktu yang disepakati sebelumnya.